Tips Tinder

Chat apa setelah match di Tinder

Chat apa setelah match di Tinder: cara menulis first message, menjaga obrolan tetap hidup, dan mengajak ketemu, lengkap dengan contoh pesan di tiap tahap.

Diperbarui

Pakai iPhone atau laptop? Gunakan Spoofy di browser.

Gratis. Tidak ada di Google Play maupun App Store. Unduh Spoofy hanya dari sspoofy.com.

Setelah match di Tinder, kirim first message yang singkat dan personal dalam sehari: sebut sesuatu dari foto atau bionya lalu tutup dengan pertanyaan ringan. Setelah itu jaga obrolan tetap santai, ajukan pertanyaan lanjutan, dan ajak ketemu begitu sudah ada sedikit kecocokan. Ini cara menangani tiap tahap, dengan contoh yang bisa kamu sesuaikan.

First message

First message hanya punya satu tugas: mudah dan menyenangkan untuk dibalas. Tidak perlu pintar.

Yang biasanya berhasil:

  • Sebut sesuatu yang spesifik. Foto, satu baris dari bionya, minat yang sama.
  • Ajukan satu pertanyaan sederhana. Sesuatu yang bisa dijawab dalam satu kalimat.
  • Singkat saja. Satu atau dua baris.
  • Ramah, bukan intens. Lewati pujian berlebihan soal tampang.

Contoh berdasarkan foto

  • “Itu jalur ke danau di foto ketiga ya? Aku sudah lama pengin coba.”
  • “Anjingmu kelihatannya punya banyak pendapat. Namanya siapa?”
  • “Oke, foto konser itu. Nonton siapa?”
  • “Foto pantainya di mana? Kelihatan nggak nyata.”

Contoh berdasarkan bio

  • “Katanya lagi meranking tempat bakso. Nomor satu sekarang yang mana?”
  • “Dua kebenaran satu kebohongan… Aku tebak yang bohong itu maratonnya.”
  • “Sesama penggemar board game. Game andalanmu kalau mau menang apa?”
  • “Di bio-mu tertulis lagi belajar bahasa Jepang. Sampai mana?”

Kalau bahannya sedikit

Kalau profilnya hampir kosong, pertanyaan ringan yang iseng lebih baik daripada “halo”:

  • “Pertanyaan cepat buat memulai: kopi atau teh, dan sekuat apa pendirianmu soal itu?”
  • “Apa makanan terenak yang kamu makan minggu ini?”
  • “Kalau bisa ada di mana saja akhir pekan ini, di mana?”

Untuk daftar yang jauh lebih panjang, lihat panduan kami soal kata pembuka chat Tinder.

Menjaga obrolan tetap hidup

Banyak chat mati setelah dua pesan. Biasanya karena salah satu orang menjawab pertanyaan tanpa memberi apa-apa balik.

Beberapa kebiasaan sederhana memperbaikinya:

  • Jawab, lalu tambahkan. Balas pertanyaannya, ceritakan sedikit tentang dirimu, lalu tanyakan sesuatu.
  • Gali detailnya. Kalau dia menyebut liburan, tanya ke mana. Kalau menyebut kerjaan, tanya apa yang dia suka darinya.
  • Bagikan opini. “Nanas di pizza itu enak dan akan kubela” menjaga suasana tetap seru.
  • Jangan mewawancarai. Rentetan pertanyaan terasa seperti formulir. Selipkan komentar dan cerita.
  • Samakan energinya. Kalau dia menulis pendek-pendek, jangan kirim paragraf.

Contoh percakapan

Kamu: Itu jalur ke danau di foto ketiga ya?

Dia: Iya! Itu hiking favoritku di akhir pekan.

Kamu: Wah, aku baru coba rute pendeknya. Rute penuhnya worth it, atau isinya nanjak menderita doang?

Dia: Dua-duanya, tapi pemandangan di atas bayar semuanya.

Kamu: Oke aku yakin. Biasanya habis hiking aku kasih hadiah sarapan besar. Kalau kamu apa?

Perhatikan bagaimana tiap pesan menjawab, menambahkan sesuatu, dan menyisakan celah yang mudah disambung.

Lanjut ke kencan

Makin lama kalian chat tanpa ketemu, makin besar kemungkinan obrolannya pudar. Setelah beberapa kali berbalas dengan seru, ajukan sesuatu.

Buat kencan pertama sederhana, singkat, dan di tempat umum. Ngopi, jalan santai, minum, atau aktivitas santai semuanya cocok. Kaitkan dengan sesuatu yang sudah kalian bahas, dan buat gampang dijawab ya atau tidak.

Cara mengajak

  • “Aku menikmati obrolan ini. Mau ngopi minggu ini dan lanjut ngobrol langsung?”
  • “Kamu sudah meyakinkanku soal tempat bakso itu. Mau coba bareng hari Kamis?”
  • “Mau jalan di rute pendek itu Sabtu pagi? Sarapan sesudahnya aku yang traktir.”
  • “Aku kosong hari Rabu atau Minggu sore kalau kamu mau ketemu buat ngopi.”

Kalau dia bilang sibuk tanpa menawarkan waktu lain, tidak apa-apa menyerahkannya padanya: “Santai aja, kabari kalau ada hari yang lebih cocok.” Kalau dia ingin chat sedikit lebih lama dulu, hargai itu.

Sebelum ketemu, kabari temanmu soal rencanamu, bertemulah di tempat umum, dan atur sendiri cara pergi dan pulangmu.

Yang sebaiknya dihindari

  • Gombalan copy-paste yang dikirim ke semua orang.
  • Komentar soal tubuhnya. Pujilah suasana fotonya atau pilihan yang dia buat.
  • Kirim pesan dua-tiga kali saat dia belum membalas. Satu follow-up lembut setelah beberapa hari sudah cukup.
  • Pindah ke aplikasi lain terlalu cepat. Minta nomor atau akun media sosial di beberapa pesan pertama bisa terasa memaksa.
  • Menganggap diam itu pribadi. Orang sibuk atau kehilangan minat. Lanjut dengan baik-baik.

Bagaimana Spoofy membantu

Spoofy adalah aplikasi pendamping gratis yang bekerja dengan akun Tinder yang sudah kamu punya, dan beberapa fiturnya dibuat tepat untuk tahap ini:

  • Messages dan Your turn menunjukkan chat mana yang menunggu balasanmu, jadi match yang menjanjikan tidak terlewat. Opener terbaikmu tinggal satu ketukan.
  • Notifikasi memberi tahu saat seseorang menulis, supaya kamu bisa membalas saat obrolan masih hangat. Kamu bisa menyembunyikan nama di notifikasi kalau mau privasi.
  • Opener scoreboard mencatat first message mana yang benar-benar dibalas, jadi lama-lama kamu tahu apa yang cocok buatmu, bukan menebak-nebak.

Layar Messages Spoofy yang menampilkan chat Tinder yang menunggu balasan

Kalau dari awal kamu memang belum banyak match untuk diajak ngobrol, mulai dari cara dapat banyak match.

Pertanyaan umum

Siapa yang sebaiknya chat duluan di Tinder?

Siapa pun yang mau ngobrol. Menunggu lawan bicara adalah alasan paling umum match tidak ke mana-mana, jadi kalau kamu tertarik, tulis duluan.

Apakah “halo” itu first message yang jelek?

Tidak menyinggung, hanya gampang diabaikan. Pesan yang menyebut sesuatu dari profilnya memberi dia jauh lebih banyak bahan untuk membalas.

Berapa lama sebaiknya menunggu sebelum membalas?

Tidak perlu main tarik ulur. Membalas dalam beberapa jam sampai sehari menjaga obrolan tetap jalan. Mengikuti kira-kira ritme lawan bicara adalah aturan yang baik.

Kapan sebaiknya mengajak ketemu?

Setelah beberapa kali berbalas pesan yang seru dan ada minat yang sama, sering dalam beberapa hari. Menunggu berminggu-minggu cenderung membuat energinya pudar.

Coba Spoofy gratis

Pendamping untuk akun Tinder yang sudah kamu punya. Aplikasi Android dan aplikasi web.

Pakai iPhone atau laptop? Gunakan Spoofy di browser.

Gratis. Tidak ada di Google Play maupun App Store. Unduh Spoofy hanya dari sspoofy.com.

Unduh untuk Android